Lokalisasi Moroseneng

Surabaya - Banjir yang menggenangi kawasan Benowo Surabaya ternyata berdampak juga terhadap 2 lokalisasi di kawasan tersebut. Lokalisasi Moroseneng dan Sememi yang biasanya ramai, otomatis menjadi sepi akibat enggannya pria hidung belang datang ke tempat itu.

"Sepi mas. paling hanya satu dua orang saja datang ke sini," ujar Sumarno, pemilik Wisma Sri Tanjung, salah satu wisma di lokalisasi Sememi, kepada detiksurabaya.com, Jumat (12/12/2008).

Dari pengamatan detiksurabaya.com, wajar saja lokalisasi tersebut sepi. Karena di beberapa wisma, air banjir dengan mudahnya masuk ke dalam bilik-bilik kamar para penjaja cinta itu.

Meski sikepung banjie, para psk sendiri dengan setia tetap memajang diri mereka di 'aquarium'. Namun raut wajah mereka kelihatan tidak bergairah karena tiadanya pelanggan yang datang menghampiri wisma mereka.

Omzet mereka pun otomatis menurun jauh. Bila dalam sehari satu wisma bisa dikunjungi minimal 5-7 pria hidung belang, akibat banjir ini hanya 1-2 pria yang berminat berkunjung untuk memuaskan nafsunya.

"Tapi banjir seperti ini kan tidak tiap hari," tandas Sumarno


www.memekpuki.blogspot.com
memek puki